Dorong Peningkatan Produktivitas dan Keberlanjutan Usaha, Dinkop UMTK Kota Kediri Sosialisasikan Upah Minimum 2026
Keterangan : sambutanya Kepala Dinas Koperasi Mikro dan Tenaga kerja Kota Kediri Eko Lukmono mengatakan upah minimum merupakan instrumen penting dalam mewujudkan hak pekerja atas kehidupan yang layak.
Kediri - Dinas Koperasi Mikro dan Tenaga kerja Kota Kediri berperan aktif ikut mendorong peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha.
Salah satu upaya langkah strategis yang sudah dilakukan yaitu dengan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Upah Minimum Kota Kediri 2026 yang dilaksanakan di Hotel Viva Selasa 30 Desember 2025.
Dalam sambutanya Kepala Dinas Koperasi Mikro dan Tenaga kerja Kota Kediri Eko Lukmono mengatakan upah minimum merupakan instrumen penting dalam mewujudkan hak pekerja atas kehidupan yang layak.
"Sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha.Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan terjalin kesamaan presepsi. Agar pemerintah,pengusaha dan pekerja mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan perkembangan dunia usaha," terangnya.
Lebih lanjut Eko Lukmono menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari terbitnya Surat Keputusan Gubernur terkait upah mininum Kota / Kabupaten. Dimana Pemda memiliki kewajiban untuk melakukan sosialisasi baik kepada pekerja mau pun perusahaan.
" Memang ada kenaikan dari usulan Pemerintah Daerah dan ending dari kebijakan Gubernur Jawa Tumur untuk keputusan upah minimal Kota / Kabupaten ada kenaikan sebelumnya. Kita usulkan Rp 2.7969 dan berdasarkan keputusan dari ibu Gubernur kenaikan UMKM Kota Kediri sebesar Rp 2.742.806 jadi ada kenaikan dari usulan Pemkot 6,68 %," ungkapnya.
Menurutnya keputusan Provinsi Jawa Timur dalam menentukan Upah Minimum Kota / Kabupaten tersebut didasari sejumlah pertimbangan, Diantaranya dari serikat pekerja, termasuk juga kemampuan finansial perusahaan masing masing.
Sementara itu Assisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri Heri Purnomo menjelaskan bahwa hubungan antara pengusaha dan pekeja pada hakikatnya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
" Tidak ada pengusaha kalau tidak ada pekerja. Terpenting sama sama jalan meski pun sedikit. Asal aturan tidak dilanggar berjalan sesuai ketentuan, pengusaja jalan dan pekerja juga dapat upah," paparnya.
Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Upah Minimum Kota Kediri tahun 2026 dihadiri 48 pimpinan dan perwakilan perusahaan se Kota Kediiri. Dalam kesempatan tersebut Dinas Koperasi Mikro dan Tenaga kerja Kota Kediri turut mengundang 2 nara sumber dari Dewan Pengupahan unsur serikat pekerja dan Dewan Pengupahan unsur Kadin
Berita Terkait
18 Februari 2025 17:49
Pj Wali Kota Kediri Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis Serta Pelayana...
04 September 2025 08:42
Temui Tersangka Aksi Kericuhan dan Penjarahan, Ini Pesan Mas Dhito
06 September 2025 10:20
Mas Dhito Beri Deadline Pengembalian Barang Jarahan Hingga 6 September
27 November 2025 18:46
Kepala Disbudparpora Kota Kediri Resmi Memberangkatkan 46 Atlet Renang...
20 Maret 2025 16:43
Bangga dengan 3 Pemain Darah Kediri, Mas Dhito Prediksi Indonesia Bisa...
Rekomendasi
11 Desember 2025 18:33
Inter Kediri sukses menjalani laga perdananya di babak penyisihan grup...
07 Desember 2025 10:20
Samsung Galaxy Z & Gemini AI: Buka Peluang Kreator untuk Jadi Pebisni...
10 Desember 2025 13:45
SCCI Chapter Kediri Raya Siapkan Pesta Rakyat Gratis di Simpang Lima G...
12 Desember 2025 19:37
Kenalkan Sosok Pahlawan Jendral Soedirman Disbudparpora Kota Kediri Aj...
12 Desember 2025 19:45
Mbak Wali Tegaskan Penguatan Gizi: SPPG Jadi Garda Depan Program MBG d...
10 Desember 2025 11:27